Minggu, 27 Maret 2011

Tips Untuk Para Pemakai Motor Matic

kopling yang menghubungkan antara daya dari putaran mesin ke roda pada sistem transmisi cvt, adalah kopling kering sentrifugal
saat putaran mesin idle, kopling ini tidak akan menyalurkan daya sama sekali
saat putaran mesin mulai naik, sampai suatu titik tertentu, akibat gaya sentrifugal yang terjadi pada kopling, kopling akan mulai mengembang dan menghubungkan daya mesin ke roda
ini adalah karakter sistem cvt yang sangat dipengaruhi disain sistem cvtnya,
terutama per-per pada pulley dan per-per pada kopling sentrifugal
masalahnya, tidak ada satupun cara utk menghambat bekerjanya kopling tsb
putaran mesin naik sampai titik itu, dan kopling langsung akan bekerja membuat roda bergerak

fakta itulah yang membuat ada beberapa fitur safety yang cukup standar diterapkan oleh para pembuat kendaraan bertransmisi cvt, misalnya 2 hal berikut ini :
∙-- bila ingin menghidupkan mesin dng electric starter, salah satu tuas rem (depan atau belakang) harus dalam keadaan ditarik
ya betul, ini memastikan, bahwa saat mesin mulai hidup, kendaraan tidak langsung bergerak
apalagi utk beberapa pengendara, ada kebiasaan memutar gas sambil menekan electric starter
sehingga kadang mesin langsung hidup tidak pada posisi idle
utk beberapa motor sport, seperti honda tiger, fitur yg serupa tapi tak benar2 sama juga ada,
filosofi yg sama dng detil proses yang berbeda
fitur safetynya akan berfungsi saat posisi gear tidak dalam keadaan netral, electric starternya pun tak akan berfungsi kecuali bila tuas kopling dalam keadaan ditarik


»»» walaupun bisa dilakukan utk beberapa skuter, sebaiknya tidak menghidupkan mesin dng electric starter saat motor terpasang standar samping dan pengendara tidak berada di atas motor (biasa dilakukan utk memanaskan mesin sebelum berkendara)
sebaiknya memanaskan mesin dng memasang standar ganda, utk memastikan roda belakang bebas berputar tanpa bisa menggerakkan kendaraan ke depan
keuntungan lain memanaskan mesin dng memasang standar ganda adalah memastikan oli mesin terdistribusi lebih merata

»»» hindari juga kebiasaan buruk membiarkan anak2 bermain dng naik ke motor saat mesin hidup (dipanaskan)
krn resiko si anak memutar gas dan membuat motor bergerak adalah sangat besar

»»» tips ini juga perlu diperhatikan utk para pengendara yang sering membawa anaknya di bagian depan kendaraan
beberapa insiden yang terjadi bahkan bukan saat berada di jalan, tetapi saat baru memulai perjalanan atau saat memarkirkan kendaraan
si anak yang akan turun/naik dari kendaraan secara tidak sengaja memegang grip gas dan memutarnya membuat motor bergerak di luar kendali
pastikan mesin motor mati sebelum si anak turun atau naik kendaraan

-percepatan yang tidak terasa
saat berakselerasi, awalnya putaran mesin akan naik hingga mencapai range putaran mesin yg cocok/tepat/nyaman relatif thd berapa variabel di sistem cvtnya (per-per pada pulley, beratnya roller, dll)
setelah itu, putaran mesin relatif akan konstan, walaupun percepatan akan terus naik krn saat itulah sistem cvtnya mengubah rasio yang membuat putaran roda makin cepat sementara putaran mesin relatif konstan (gearing up)
pengendara kendaraan dng transmisi tradisional biasa mengukur kecepatan kendaraan dengan kecepatan putaran mesin

»»» utk mencapai sebuah target kecepatan pada kendaraan bertranmisi cvt,
seseorang harus terbiasa dng pola naiknya putaran mesin saat awal kemudian diikuti dng putaran mesin yang jadi relatif konstan tsb
saat mulai mendekati kecepatan yang diinginkan, pelan2 pengendara harus sedikit melepas gas sambil merasakan sensasi yg sebenernya tidak terlalu natural
yaitu ketika putaran mesin turun tapi kecepatan kendaraan bisa jadi naik
kebanyakan pengendara scooter cvt, setelah berfamiliarisasi dng kendaraannya biasanya bisa mengakomodasi fenomena tsb dan melakukan tanpa disadari
walaupun demikian, sebaiknyalah mereka tau apa yang terjadi dng lebih mengetahui prosesnya

-saat melewati tanjakan
saat melewati tanjakan yang relatif tajam, pengendara kendaraan bertransmisi cvt akan mengalami lagi sensasi yang tidak akan dialami pengendara kendaraan bertransmisi tradisional
kecepatan kendaraan bisa jadi melambat secara dramatis, sementara putaran mesin akan naik


-saat melewati turunan
pengendara kendaraan bertransmisi tradisional, terutama para pemakai kendaraan bermesin 4 langkah, sering menggunakan fenomena engine brake saat melewati turunan
hal ini biasa dilakukan dengan melepas gas secara penuh, dan membiarkan efek engine brake melakukan tugasnya menghambat bertambahnya kecepatan kendaraan
sesuatu yg baik utk dilakukan utk membantu pengereman oleh rem depan dan belakang

Cara Mengatasi Busi Mati di Jalan

Paling sebel rasanya kalau lagi enak-enak jalan, eh tiba-tiba motornya mati karena businya ngadat, mogok deh.
Tapi tenang kalau udah baca ini, nggak perlu khawatir.
Busi mati karena sudah tidak mampu memberikan percikan api pada ruang bakar, sehingga mesin tidak bisa jalan, hal itu disebabkan adanya kotoran yang melekat di sekitar isolator elektroda tengah, sehingga api langsung ke massa tanpa menimbulkan percikan api.
Untuk sementara dapat diakali dengan :

1. Membakar ujung elektroda busi, hal ini bermanfaat untuk merontokkan dan membuang kotoran yang melekat atau dengan cara membersihkan kotoran yang menempel dengan amplas.
Beres deh, tinggal pasang lagi, tapi ingat setel kembali jarak kerenggangan elektroda dengan ground pada kepala busi. Ketuk aja ujung kepala businya.
2. Pilihan kedua adalah dengan cara memecahkan isolator elektroda, lalu setel kembali celah elektroda tengah ke ground harus presisi/tepat, agar loncatan api tidak lari ke samping.
3. Kalau masih belum bisa juga, pakai aja jurus pamungkas, yaitu beli aja busi yang baru sekitar Rp. 10.000. Tinggal pasang, gampang kan ?

Cara Mengecek Kerusakan CDI

Filed under: Perawatan Sepeda Motor by korekmesin — Tinggalkan komentar
Agustus 16, 2010

CDI adalah jantungnya mesin motor kita, kalau rusak gawat deh, yang orisinal harganya ratusan ribu rupiah, bahkan jutaan. Kalau pake yang imitasi susah langsamnya sama agak ribet ngatur setelannya, harus diakalin dulu. Jadi waspadai nih si CDI.Kerusakan pada CDI tidak bisa dilihat dengan mata telanjang, harus diukur pake Avometer.
Caranya :

1. Setel avometer pada sinus 200 Volt.
2. Kabel merah avometer dihubungkan ke kabel CDI yang menuju koil.
3. Kabel hitam avometer dihubungkan ke massa/bodi.
4. Nyalakan motor/starter motor dengan kick starter, lalu lihat di avometer apakah ada arus/setrum yang keluar atau tidak ?
5. Bila tidak ada maka CDI rusak, dengan catatan arus/setrum dari sepul dan pulser ada yang mengalir ke CDI. Jadi sebelumnya cek dulu arus tersebut, caranya sama seperti di atas, hanya saja kabel merah avometer dihubungkan ke kabel sepul yang menuju CDI.
6. Kalau nggak ada avometer, coba aja kabel dari CDI yang menuju koil di sambungkan ke body besi motor, terus starter. Kalau ada percikan api berarti CDI masih bisa dipake, kalau nggak ada percikan api berarti CDI rusak, dengan catatan arus/setrum dari sepul dan pulser ada yang mengalir ke CDI.
OK, semoga berguna tulisan ini.

SISTEM PENGAPIAN PADA SEPEDA MOTOR

SISTEM PENGAAPIAN sepeda motor
a. Pendahuluan

1. Persyaratan Dasar (contoh motor bensin)

Persyaratan dasar agar motor dapat menyala adalah:
• Bahan bakar yang dikabutkan / diuapkan.
• Temperatur campuran bahan bakar & udara yang cukup tinggi.
• Penyalaan pada saat yang tepat.

2. Macam-macam sistem pengapian

Cara penyalaan bahan bakar pada motor bakar digolongkan menjadi dua jenis:
a. Penyalaan sendiri
• Akibat pemampatan dengan tekanan tinggi, temperatur udara mencapai 700ºC sampai 900ºC.
• Bahan bakar yang dimasukan terbakar dengan sendirinya.
• Penggunaan pada motor disel.

b. Penyalaan dengan sistem pengapian bunga api listrik
• Pada saat akhir langkah kompresi, campuran bahaan bakar & udara dibakar dengan loncatan bunga api lisrtik.
• Penggunaan pada motor otto / bensin.

3. Sistem pengapian pada sepeda motor

Sistem pengapian pada sepeda motor ada dua macam:
a. Sistem pengapian baterai
b. Sistem pengapian magnet

Uraian
a. Sistem pengapian baterai
Sistem pengapian baterai adalah pengapian yang menggunakan baterai sebagaai sumber arus.

1. Prinsip kerja dasar
Tegangan baterai 12V ditransformasikan menjadi tegangan tinggi 5kV – 25kV, kemudian dialirkan ke busi secara bergiliran yang diatur oleh rotor sesuai urutan pengapian (firing order)

2. Sifat-sifat:
• Daya pengapian baik pada putaran rendah.
• Saat pengapian ditentukan oleh putaran mesin dan beban mesin.
• Saat pengapian dapat diatur secara mekanis menggunakan kontak pemutus atau secara elektronis.

b. Sistem pengapian magnet
Sistem pengapian baterai adalah pengapian yang menggunakan generator sebagaai sumber arus.

1. Prinsip kerja dasar
Pengapian magnet merupakan gabungan dari generator dan sistem pengapian.

2. Sifat-sifat
• Sumber tegangan dari generator, sehingga motor dapat hidup tanpa baterai.
• Daya pengapian baik pada putaran tinggi.
• Putaran start harus lebih besar dari 200rpm.
• Sering digunakan pada motor kecil seperti sepeda motor.

4. Dasar transformasi tegangan (prinsip induksi magnetis)

a. Medan magnet
Jika medan magnet digerak-gerakkan di dekat kumparan, maka:
• Terjadi perubahan medan magnet.
• Timbul tegangan lisrtik (tegangan induksi).

b. Transformator
Jika pada sambungan primer transformator dihubungkan dengan arus bolak-balik maka:
• Ada perubahan arus listrik.
• Terjadi perubahan medan magnet.
• Terjadi tegangan induksi.

c. Perbandingan tegangan
Perbandingan tegangan sebanding dengan perbandingan jumlaah lilitan.
• Jika jumlah lilitan sedikit, maka tegangan induksi kecil.
• Jika jumlah lilitan banyak, maka tegangan induksi besar.

d. Transformasi dengan arus searah
Transformator tidak dapat berfungsi dengan arus searah karena:
• Arus tetap.
• Tidak terjadi perubahan medan magnet.
• Tidak ada induksi.
Untuk mengatasinya, harus diberi saklar pada sambungan primer. Jika saklar dibuka/tutup (on/off), maka:
• Arus primer terputus-putus.
• Ada perubahan medan magnet.
• Terjadi induksi.

5. Sifat-sifat induksi diri

• Tegangan bisa melebihi tegangan sumber arus, pada sistem pengapian tegangannya ≈300 – 400V.
• Induksi diri adalah penyebab timbulnya bunga api pada kontak pemutus.
• Arah tegangan induksi diri selalu menghambat arus primer.

6. Bagian-bagian sistem pengapian

• Baterai sebagai sumber arus listrik.
• Kunci kontak untuk menghubungkan dan memutuskan arus listrik dari baterai ke sirkuit.
• Koil untuk mentransformasikan tegangan baterai 12V menjadi tegangan tinggi (5.000 – 25.000V).
• Kontak pemutus untuk menghubungkan dan memutuskan arus primer agar terjadi induksi tegangan tinggi pada sirkuit sekunder sistem pengapian.
• Kondensator kegunaan:
1. Mencegah loncatan bunga api di antara celah kontak pemutus pada saat kontak pemutus mulai membuka.
2. mempercepat pemutusan arus primer sehingga tegangan induksi yang timbul pada sirkuit sekunder tinggi.
• Generator pembangkit sebagai penghasil / sumber tegangan AC.
• Busi untuk meloncatkan bunga api listrik di antara kedua elektroda busi di dalam ruang bakar, sehingga pembakaran dapat dimulai.

b. Macam-macam sistem pengapian

1. Pengapian baterai

Prinsip terbentuknya bunga api listrik (spark) alat penyala batere:
1. Ketika stop contact pada posisi on dan pemutus arus atau platina (breaker points) tertutup, maka arus listrik akan mengalir dari batere menuju ke koil yang di dalamnya terdapat kumparan primer, kumparan sekunder, dan inti besi lunak, sehingga terjadi medan magnet
2. Ketika arus primer diputus karena bagian platina terbuka oleh gerakan berputar dari nok (cam) maka medan magnet akan hilang dan timbul arus induksi pada kumparan sekunder yang mampu menghasilkan tegangan hingga ± 5.000 – 25.000V sehingga menimbulkan loncatan bunga api listrik (spark) pada busi
3. Ketika terjadi spark maka pada setiap gap juga akan terjadi spark, termasuk di platina, untuk itu dipasang kondensor guna menyerap arus induksi, sehingga tidak timbul spark pada platina
2. Sistem pengapian magnet

Prinsip terbentuknya bunga api listrik alat penyala magnet:
1. Ketika stop contact pada posisi on dan pemutus arus atau platina (breaker points) tertutup, maka pada saat jangkar bersama-sama kumparan primer berputar atau magnet berputar, akan terjadi medan magnet pada koil.
2. Ketika arus primer diputus karena bagian platina terbuka oleh gerakan berputar dari nok (cam) maka medan magnet akan hilang dan timbul arus induksi pada kumparan sekunder yang mampu menghasilkan tegangan hingga ±5.000 – 25.000Volt sehingga menimbulkan loncatan bunga api listrik (spark) pada busi.
3. Ketika terjadi spark maka pada setiap gap juga akan terjadi spark, termasuk di platina, untuk itu dipasang kondensor guna menyerap arus induksi, sehingga tidak timbul spark pada platina.

3. Pengapian CDI (Magneto Capasitet Discharge Ignition)

Prinsip kerja CDI
• Tegangan yang dibangkitkan oleh kumparan pembangkit tenaga primer diserahkan oleh diode penyearah dan disimpan dalam kapasitor.
• Sewaktu kumparan pulser membangkitkan tegangan yang mengalir ke transistor lewat diode akan membuka transistor.
• Transistor membuka, maka dengan cepat arus mengalir dari kapasitor ke kumparan primer.
• Dengan cepat pula medan magnet dibangkitkan dan tegangan tinggi dibangkitkan pada kumparan sekunder.

Keuntungan
Efisiensi pengapian / daya pengapian lebih besar di bandingkan dengan menggunakan kontak pemutus

Kerugian
Hanya cocok untuk motor bervolume silinder kecil karena sifat dari kapasitor membuang muatan dengan cepat.

a. Pengapian CDI – DC

Cara kerja
• Arus dari baterai masuk ke trasformer kemudian diputus-putus oleh swich circuit untuk memperbesar tegangan dari baterai.
• Tegangan tinggi dari transformer di searahkan oleh diode, kemudian masuk ke SCR sehingga SCR menjadi aktif (on), dan juga disimpan dalam kapasitor.
• Arus dari kapasitor juga mengalir ke primer koil kemudian ke massa sehingga timbul medan magnet pada inti koil.
• Ketika pick-up melewati pulser, pulser mengeluarkan tegangan dan masuk ke Ignition Timing Control Circuit yang menentukan saat pengapian dengan mengirim pulsa (arus) ke SCR.
• Kemudian gate SCR membuka sehingga membuang muatan ke massa.
• Terjadi perubahan medan magnet pada koil sehingga menghasilkan induksi tegangan tinggi pada kumparan sekunder yang menghasilkan loncatan bunga api listrik pada busi.

b. Pengapian CDI – AC

Cara kerja
• magnet berputar sehingga exciter coil (spoil) mengeluarkan arus AC 100-400 V.
• Arus AC dirubah menjadi arus DC oleh diode kemudian di simpan dalam kapasitor lalu ke primer koil, ke massa sehingga timbul medan magnet pada inti koil.
• Arus DC dari diode juga masuk ke SCR, sehingga SCR menjadi aktif.
• Kemudian pulser membangkitkan tegangan dan masuk ke trigger yang menentukan saat pengapian dengan mengirim pulsa (arus) ke SCR.
• Gate SCR terbuka sehingga kapasitor membuang muatannya ke massa.
• Terjadi perubahan medan magnet pada koil sehingga menghasilkan induksi tegangan tinggi pada kumparan sekunder yang menghasilkan loncatan bunga api listrik pada busi.

Kopling kering

Kopling dan Cara kerjanya…
Filed under: Komponen motor by korekmesin — Tinggalkan komentar
Oktober 16, 2010

Kopling atau Clutch yaitu peralatan transmisi yang menghubungkan poros engkol dengna poros roda gigi transmisi. Fungsi kopling adalah untuk memindahkan tenaga mesin ke transmisi, kemudian transmisi mengubah tingkat kecepatan sesuai dengan yang diinginkan.

Dalam keadaan normal, dimana fungsi kopling bekerja dengan baik, begitu pengemudi menekan pedal kopling, tenaga mesin akan di putuskan, karena saat pedal ditekan maka gaya tekan itu akan mendorong release fork dan release fork akan mendorong release bearing. Sehingga release bearing akan mengangkat mendorong pegas diaprahgma dan preaseure palte, clutch disc akan terlepas dengan flywheel. Serentak roda gigi akan terlepas dari pengaruh putaran mesin. Kondisi inilah yang memungkinkan terjadinya perpindahan roda gigi pada transmisi. Dewasa ini terdapat berbagai jenis kopling diantaranya kopling gesek, kopling fluida, koping sentrifugal, dan kopling magnet. Tetapi yang paling banyak digunakan oleh kendaraan bermotor adalah jenis koping gesek tipe plat dan kopling gesek tipe kerucut, dimana untuk kopling tipe plat ini bisa berupa kopling plat basah dan kopling plat kering. Kopling plat basah adalah kopling yang plat-platnya direndam dengan minyak pelumas. Kebanyakan kopling jenis ini digunakan oleh sepeda motor. Sedangkan jenis kopling plat kering adalah jenis kopling yang plat-platnya tidak direndam oleh minyak pelumas. Umumnya digunakan pada mobil dan sepeda motor tua buatan Eropa. kelebihan dari kopling plat basah adalah tidak cepat aus, karena dilumasi oleh oli. Kekurangannya, hambatan geseknya kurang sehingga tidak bisa memindahkan tenaga seefektif kopling kering. Apalagi bila di tambahakan bahan aditif pelicin, kopling bisa slip. Kopling kering cepat aus karena tidak terkena oli tetapi tenaga pemindahan dari mesin ke roda gigi lebih baik.



Pada umunya, bagian utama kopling terdiri atas 3 macam, yaitu unit kopling, tutup kopling, dan unit pembebas. Unit kopling terdiri atas plat kopling, plat tekan, dan pegas kopling. Tutup kopling diikat oleh roda gila, sedangkan didalamnya dipasangkan pada roda poros persneling dan ditempatkan diantara roda gila dan plat tekan. Plat tekan akan menekan plat kopling terhadap roga gila dengan adanya tekanan dari pegas-pegas koping. Peranti ini dibuat dari bahan besi tuang dimana bagian permukaannya dibuat halus dan rata. Sedangkan plat kopling di buat untuk memberikan gesekan yang besar pada roda gila dan plat tekan serta ditempatkan diantara keduanya. Pada kedua permukaan plat kopling ini dipasangkan kampas dan dikeling dengna paku keling, dan biasanya pada permukaan platnya di beri kepingan logam. Fungsinya adalah untuk memperkuat dan juga untuk menyalurkan panas. Selain itu, pada bagian tengah plat kopling terdapat pegas torsi. Pegas torsi berfungsi untuk mengurangi kejutan-kejutan yang terjadi pada waktu kopling bekerja dan untuk mencegah kemungkinan pecahnya plat kopling atau kerusakan lainnya seperti bengkoknya plat kopling.

Unit pembebas terdiri atas garpu pembebas, bantalan, dan tuas untuk menarik plat tekan sehingga membebaskan kopling.



Cara kerja kopling adalah apabila mesin berputar, dengan sendirinya roda gila ikut berputar, sedangkan pada roda gaya ini dipasangkan tutup kopling yang tentunya juga ikut berputar. Dalam hal ini poros roda gigi atau poros utama persneling belum dapat berputar, demikian juga dengna plat kopling yang dipasang dengan perantaraan suatu alur pada poros tersebut yang memungkinkannya bergerak sepanjang poros persneling. Selanjutnya, apabila kita ingin menggerakkan roda, hal ini dapat dilakukan dengna mengoperasikan pedal, dimana pada waktu pedal di angkat pegas-pegas kopling akan menekan plat tekan pada roda gila. Hal ini yang menyebabkan plat kopling tersebut terjepit diantara roda gila dengna plat tekan. Plat ini mulanya akan slip, dan bergesekan dengan roda gila maupun plat tekan akan tetapi selanjutnya secara bertahap akan ikut terbawa berputar dan selanjutnya akan memutar poros utama persneling

Tips Merawat Motor Honda

Motor Honda telah menjadi sarana transportasi yang sangat erat bagi keseharian rakyat Indonesia. Motor Honda merupakan alat transportasi roda dua yang efisien, efektif, dan ekonomis serta terjangkau oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Berikut ini adalah tips dan trik supaya motor Honda anda lebih enak dipakai dan tahan lama

Cek Kondisi Oli

Oli mesin ini sangat penting peranannya untuk melumas komponen-komponen mesin, seperti stang saher, saher, dan ring saher, kruk as dan noken as atau stang klep. Oleh karena itu, jika keberadaan minyak pelumas sudah berwarna kehitam-hitaman atau kelenturan daya lumasnya berkurang, maka sebaiknya diganti. Ganti oli secara periodic dan gunakan sesuai dengan rekomendasi Honda.

Tip Memilih Oli Mesin

Atau yang terbaik adalah dengan oli yang memiliki grade yang tinggi pada API nya. biasanya dipasaran SG, SM dan SL semakin kebelakang semakin bagus atau tinggi dan pada saat artikel ini dibuat sudah ada yang sampai SM. SAE (kekentalan oli) sesuai dengan anjuran pabrik motor atau sesuai dengan pabrik pembuat oli juga bisa dijadikan rekomendasi. Nah percaya siapa .. yang bikin motor atau Oli ya ... kalau saya ga percaya 2 2 nya yang penting adalah sesuai dengan ajuran pabrik, grate oli tertinggi dan harga yang paling murah (tentunya dengan grade API tertinggi)

Pengalaman gonta ganti oli dari yang sedang sampai yang mahal, akhirnya pilihan saya jatuh pada oli HX7, nah karena saya bukan pesan sponsor silahkan dicari merek apa saja. Yang jelas grade API sudah SM, atau lebih, SAE untuk motor skutik ok lah ... 10 - 40. Jika di pakai sampai 5000 km masih tetap terasa baru .....

Jika pabrik merekomendasikan mengunakan merek tertentu karena memang mereka mempunyai kepentingan bisnis atau anak persusahaannya. Jadi yang terpenting adallah masalah kekentalan SAE dan API tertinggi. Demikian pula dengan merk motor lainya seperti Yamaha, suzuki ataupun kawasaki dll.

Jangan lupa cek ketinggian oli setiap 1 bulan atau 2 minggu sekali. Jika kurang bisa ditambah sesaui dengan garis pada petunjuk.

Cek Kondisi Aki

Jangan dibiarkan air accu melewati batas maksimum dan minimum yang akibatnya bisa mempercepat kerusakkan pada sel-sel accu. Tambahkan aki pada pagi hari.


Selain itu, jika baterei atau accu tersebut sudah melemah secepatnya diganti, sebab jika dipaksakan selain kedua kutub positif dan negatif akan mengeluarkan korosi (serbuk putih), korosi tersebut akan menjalar ke bagian kabel-kabel utama yang menghubungkan arus listrik ke saluran lampu, dinamo, atau bagian-bagian lainnya.

Oleh karena itu, jika terjadi hal itu, arus listrik yang dihantarkan baterei atau accu tidak sempurna dan bisa menyebabkan kerusakan pada komponen dinamo, kontak mesin maupun switch lampu. Satu hal yang perlu diperhatikan jika accu sudah lemah atau tidak mampu di starter dan distarter, jangan dipaksakan dengan mendorong sepeda motor untuk menghidupkannya. Sebab bisa merusak gigi transmisi.

Saat ini banyak air accu/ aki yang sudah tidak bersifat asam boleh dibilang mendekatai PH netral dan biasanya kemasannya sudah seperti air mineral bukan seperti jaman dulu.


Periksa Rantai dan Gir


Jangan biarkan rantai terlalu kendor, atau terlalu kencang. Terlalu kendor bisa membuat rantai copot dari girnya, sementara terlalu kencang bisa mengakibatkan putus rantai. Cek juga kondisi gir, jika sudah tajam segera ganti karena jika tidak rantai bisa tiba-tiba putus. Bahaya kan, kalo lagi ngebut tiba-tiba putus rantai?

Tip Merawat Rantai
Melumasi rantai jangan menggunakan oli bekas atau gemuk karena memang tidak direkomendasikan untuk melumasi rantai. Jika ini dilakukan maka akan terjadi penggumpalan karena jenis pelumas diatas akan mengikat pasir, debu atau kotoran-kotoran di jalan apalagi motor honda sekarang tidak menggunakan tutup rantai.

Pelumas yang baik bisa menggunakan pelumas khusus rantai bisa literan atau model sprayer. Dengan memakai pelumas khusus ini maka kotoran, debu, pasir tidak akan menempel dan rantai akan terlihat bersih selalu.

Selama saya memakai motor biasanya saya menggunakan rantai buatan SGP atau YM yang lebih awet dan ukuran tentunya sama. Motor bebek biasanya 420 - 104. Masalah harga bersaing namun lebih kuat dari genuine part nya.... bisa di buktikan. Namun jika anda berkantong pas-pasan, saya rekomendasikan memakai merek Indopart atau kembali ke Genuine part aslinya.

Untuk Gear biasanya saya mencari genuine part dari honda namun honda thailand karena lebih kuat yang jadi faktor utama adalah jenis bahan yang digunakan kualitasnya jauh lebih baik. Nah kalau ga ketemu juga genuine Thailand bisa pakai merek sun star karena memang sunstar adalah vendor honda di thailand dan di Indonesia sudah banyak yang masuk.

Kalau lokasi anda dekat atau di selatan jakarta yang murah dan bagus bisa ke daerah ''Batass" atau di impres karena biasanya saya beli biasa di 2 tempat tersebut.

Periksa Kabel Koil dan Busi



Perhatikan keberadaan kabel koil yang menghubungkan arus listrik ke busi. Jika sudah cukup umur dan sudah terlihat ada retakan dan pengerasan pada kabel tersebut, maka sebaiknya diganti. Juga perhatikan keberadaan busi karena busi sangat vital untuk kelancaran sebuah mesin kendaraan.

Tip Busi
Untuk kabel busi sudah tentu bawaan dari kuil. Nah ini yang suka di remehkan namun power full. yaitu tutup busi. Jika karetnya sudah aus atau kendor sebaiknya di ganti karena untuk menghidari dari kebocoran listrik. Biasanya kena air dikit pasti mogok deh terutama pada waktu hujan. Yang umum dipakai dan awet biasanya merek NGK.

Pemilihan busi juga sangat menjadi perhatian. Bagi anda yang pikirannya ekonomis namun kurang infomasi coba deh sedikit berfikir dari tip ini. Untuk busi jangan percaya sama racing karena biasanya busi tersebut buat moge yang panas mesinnya bukan main. Tapi ada 2

1. Busi standar pabrik
2. Busi Kwalitas premium
3. Busi Kwalitas Iridium

saya biasanya pakai yang no. 2 karena harganya cuma 20.000 dan bisa pakai salama 1 tahun. kalau iridium harganya cukup mahal sekitar 60.000-90.000 an bisa pakai sampai 2 tahun. Ini berdasarkan pengalaman saya yang pakai 2 jenis tersebut. Jadi lebih ekonomis kan jika pakai standar tetapi cuma 2 bulan. Tanda busi nya penyakit adalah jika kita lewat jalan menurun dan posisi gas adalah minimal atau biasanya terjadi letupan-letupan kecil itu biasanya tanda kalau busi tersebut dan minta ganti.

Perhatikan Selang Bensin



Komponen lainnya yang perlu diperhatikan selang bensin ke karburator. Jangan membiarkan kondisi selang bensin mengeras atau terjadi retakan-retakan, karena bagian dalam selang bisa jadi sudah tidak elastis yang mengakibatkan serbuk kotoran yang berasal dari selang terbawa ke karburator. Yang pada akhirnya akan terjadi penyumbatan suplai bensin dari tanki ke karburator sehingga mengganggu sistem pembakaran.

Tip:
Karena kwalitas pom bensin kita atau proses distribusi dari depot banyak mengandung karat besi maka sebaiknya setiap 2 atau 1 bulan kuras lah bak karburator di kuras atau membuang semua bensin pada bak karburator pada baut di bawah bak. Ini berguna untuk menghindari kemacetan pada pilot atau spuyer karburator.

Panaskan Mesin 1 Menit
Panaskan mesin sebelum motor dijalankan, tak perlu lama-ama cukup 1-2 menit. dan jangan di gas besar besar cukup hingga 2000 rpm saja. Ini supaya sirkulasi oli bisa melumasi seluruh bagian dalam mesin yang bergerak. Jangan terlalu lama memanaskan karena akan membuat pipa knalpot menguning selain itu pastinya jadi buang-buang bensin.

Periksa tekanan angin ban
Jangan terlalu keras dan juga jangan kurang karena bisa berakibat kembang ban motor rusak.

Gunakan Selalu Sparepart Asli
Lebih baik mahal sedikit, tapi puas dan tahan lama daripada memakai yang tidak asli, meski murah tapi tapi daya tahan kurang.

Tip
Sparepart asli bagus itu harus genuine namun jika anda punya pengalaman cukup bisa menggunakan alternatif yang saya tuliskan diatas. karena dari segi ukuran pasti sama namun dari segi bahan yang membedakan. Saya bukan meragukan produk genuine sini tetapi secara pengalaman sudah membuktikan bahwa yang saya gunakan diatas jauh lebih baik dari aslinya. Mau bukti ... silahkan coba....

Ok sobat selamat merawat motor Honda kesayangan, jika langkah-langkah tersebut dilakukan dengan benar, motor kesayangan Anda senatiasa tampil prima.

Asuransikan diri Anda, Ingatlah akan orang-orang yang Anda cintai, Baik Asuransi jiwa, Pendidikan, pensiun sebagai proteksi ekonomi Anda. (Klik disini)

www.oassis.biz

ARTI WARNA KABEL PADA SEPEDA MOTOR

SUZUKI
Hitam-Putih : (-) Massa, berlaku untuk semua negatif
Putih-Merah:(+) Pengisian dari magnet
Kuning-putih:(+) Untuk ke penerangan
Merah :(+) Aki
Oranye :(+) Kunci kontak
Abu-abu :(+) Lampu belakang
Putih-Hitam :(+) Lampu rem
Hijau muda :(+) Sein kanan
Hitam :(+) Sein kiri
Kuning-putih :(+) Lampu depan
Putih?Biru :(+) Koil ke CDI
Biru-Kuning :(+) Pulser ke CDI
(Sumber : Pendi Suryanda, Supervisor Training Instruktur Senior Roda Dua PT Indomobil Niaga International)[/b]


HONDA
Hijau :(-) Masa, berlaku untuk semua negatif
Merah :(+) Aki
Hitam :(+) Kunci kontak
Putih :(+) Alternator pengisian (+) Lampu dekat
Kuning :(+) Arus beban ke saklar lampu
Biru :(+) Lampu jauh
Abu-abu :(+) Flaser
Biru laut :(+) Sein kanan
Oranye :(+) Sein kiri
Coklat :(+) Lampu kota
Hitam-Merah :(+) Spul CDI
Hitam-Putih :(+) Kunci kontakHitam?Kuning : (+) KoilBiru-Kuning :(+) Pulser CDI
Hijau-Kuning :(+) Lampu rem
(Sumber: Sarwono Edi, Staf Divisi Teknik, PT Astra Honda Motor)

KAWASAKI
Hitam-Kuning :(-) Masa
Putih-Merah :(+) Aki
Merah-Hitam :(+) Lampu depan jauh/dim
Merah-kuning :(+) Lampu depan dekat
Abu-abu :(+) Sein kanan
Hijau :(+) Sein kiri
Biru :(+) Lampu rem
Merah :(+) Lampu belakang
Coklat :(+) Klakson
(Sumber: Freddyanto Basuki, Service Department Marketing Division, PT Kawasaki Motor Indonesia. Buku Panduan Sepeda Motor Kawasaki)

YAMAHA
Hitam :(-) Masa, berlaku untuk semua negatif
Merah :(+) Arus positif dari Aki
Kuning :(+) Lampu depan jauh
Hijau :(+) Lampu depan dekat
Coklat :(+) Sein kiri
Hijau :(+) Arus beban (penerangan dll)
Putih-Merah :(+) Pulser CDI
Hijau-Hitam :(+) Rem
(Sumber: Yanto, Mekanik Yamaha Cemerlang Motor, Dealer Yamaha, Jl. Raya Ciledug, No. 68 E-F, Tangerang)